Teknik Promosi Buku

Waktu lebih berarti dari pada uang. Anda dapat mendapatkan lebih banyak uang, tetapi Anda tidak dapat mendapatkan lebih banyak waktu. (Jim Rohn)

Dari ungkapan di atas dapat kita ambil hikmahnya, yaitu manfaatkanlah waktu atau kesempatan yang ada selagi kesempatan baik sedang berlangsung, karena jika sampai terlewat maka hanya akan tersisa penyesalan belaka.

Pertemuan malam ini kita akan membahas tentang teknik memasarkan buku. Sebelum mengikuti lebih lanjut, kita berkenalan dulu dengan sosok penulis buku best seller “Man Jadda Wajada.”

Berikut profil beliau:

STRATEGI PEMASARAN BUKU

Dalam pemasaran ada yang disebut dengan 4P yaitu
1. Product
2. Price
3. Distribution
4. Promotion

Tidak berbeda dengan Strategi pemasaran buku
1. Strategi Produksi
2. Strategi Harga
3. Strategi Pendistribusian dan
4. Strategi Promosi

Sebelum ada yang mau dipasarkan tentunya harus ada buku yang akan dipasarkan terlebih dahulu.

Dalam membuat buku diawali dengan menentukan siapa target atau pembaca yang akan kita tuju. Karena akan berbeda jika targetnya anak-anak dengan target remaja atau dewasa bahkan segala umur, selalu ada perbedaan perspektif.

Mari kita mulai pembahasan tentang Strategi Pemasarannya.

STRATEGI PRODUK.

Untuk strategi pertama ini, lebih menjadi tanggung jawab penerbit. Disini penulis berperan sebagai pemberi informasi kepada penerbit tujuannya menulis mau dipasarkan ke siapa dan apa yang mereka butuhkan terhadap buku kita. Sehingga konsep penerbitan bukunya menyesuaikan target pembacanya.

STRATEGI HARGA.

Menentukan harga buku juga masuk dalam tanggung jawab penerbit.

Pada dasarnya penentuan harga buku, ada dua strategi. Pertama, adalah harga buku secara umum. Dan Kedua adalah buku dijual dengan harga premium (lebih mahal dibandingkan buku biasa).

Harga buku bisa dijual lebih mahal jika mempunyai nilai tambah dibandingkan dengan buku-buku yang lain. Misalnya hard cover, ditambah bonus-bonus (voucher seminar, workshop, dan lain-lain)

STRATEGI DISTRIBUSI

Distribusi secara umum dibagi menjadi dua:

1. Distribusi tradisional : Distribusi tradisional adalah melalui toko-toko buku, baik toko-toko buku jaringan nasional maupun toko buku lokal.

2. Distribusi non tradisional. Sedangkan distribusi non tradisional, di antaranya adalah:

  1. Melalui MLM (Multilevel Marketing)
  2. Melalui Penjualan Langsung
  3. Melalui Marketplace/e-Commerce (Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dll).

STRATEGI PROMOSI

Program promosi bisa dilakukan oleh penerbit maupun penulis.

Beberapa program promosi yang bisa dilakukan
1. Launching Buku
2. Bedah Buku
3. Seminar/Workshop
4. Membangun Komunitas
5. Membangun Jaringan Reseller
6. Jualan di Marketplace
7. Memanfaatkan Media Sosial

Untuk memperjelas mari simak pembahasan berikut:

1. Launching Buku

Launching buku adalah program untuk meluncurkan buku baru. Bisa di aula, masjid, lembaga pendidikan, hotel, di mana saja. Yang mengadakan bisa penerbit maupun penulis. Yang membiayai kegiatannya juga bisa penerbit atau penulis itu sendiri.

Kita perlu meyakinkan penerbit kalau buku kita akan laku, karena itulah mereka perlu menyelenggarakan program launching buku.

Kalau di Gramedia, di toko-toko buku mereka ada tempat untuk launching buku. Kita bisa memanfaatkan tempat ini. Jadi kita promosikan acaranya, tempatnya di toko buku Gramedia.

2. Bedah Buku

Bedah buku adalah acara diskusi untuk membedah isi buku kita. Bedah buku ini bisa secara online maupun offline. Offline artinya kita menyelenggarakan bisa bekerjasama dengan berbagai lembaga. Lembaga pendidikan, perpustakaan, majlis taklim, masjid, dan sebagainya.

Sebisa mungkin di semua tempat dan situasi yang memungkinkan, kita tawarkan bedah buku. Berapapun yang hadir, kita selenggarakan terus menerus. Apalagi sekarang ini eranya digital. Yang penting bukan berapa orang yang hadir, tapi bagaimana cara kita membuat video acara tersebut kemudian diupload ke sosial media. Karena sekarang sudah era sosial media. Melalui FB, IG, WA grup, dll.

3. Workshop

Lakukan seminar ataupun workshop sesuai dengan tema buku kita. Karena tujuan kita adalah memperkenalkan buku kita, maka pertama-tama workshop bisa dilaksanakan secara gratis. Lakukan terus menerus (continue). Melalui FB, IG, WA grup, dll.

4. Membangun Komunitas

Komunitas yang kita bangun adalah komunitas yang kita sesuaikan dengan tema buku kita. Kalau buku kita temanya motivasi, maka kita tuliskan buku-buku tentang motivasi. Buku tentang guru, maka bangun komunitas guru. Buku tentang menulis, bangun komunitas menulis. Buku tentang Ice Breaking, bangun komunitas Ice Breaking. Buku tentang bahasa, bangun komunitas bahasa.

Komunitas membuat kita lebih dekat dengan pembaca sehingga memudahkan kita untuk menawarkan mereka dalam membeli buku.

5. Membangun Jaringan Reseller

Reseller adalah orang-orang yang mau menjualkan buku kita dan mendapatkan buku dari hasil yang terjual. Kita berikan 20-30 persen komisi dari harga jual. Misalnya harga jual buku kita Rp 100.000, kita kasih 20-30%, kita berikan materi-materi yang terkait buku kita, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menjual.

6. Berjualan di Marketplace

Keenam, jualan di marketplace. Buka toko di marketplace (Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya). Membuka toko di marketplace akan meluaskan promosi dan distribusi kita.

7. Memanfaatkan Media Sosial

Manfaatkan sebaik-baiknya followers dan subscriber dengan memberikan informasi tentang buku. Setiap hari, kita buat status terkait tema buku yang kita tulis, sehingga orang semakin paham dengan buku yang kita tulis. Jangan melulu jualan tetapi juga diisi dengan sharing baru selling. Lebih banyak memberikan pengetahuan kepada para pembaca sehingga mereka merasa ada manfaat menjadi followers kita.

Sharing-sharing apa saja, kalau perlu sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga setiap hari, semakin lama akan semakin ada ikatan dengan pembaca. Kalau sudah begitu, akan memudahkan kita dalam proses memengaruhi pikiran orang dalam membeli buku.

Jadi, pada dasarnya kita ini memengaruhi orang agar mereka mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan.

Dengan bersama-sama membangun kebutuhan akan membaca, maka akan memudahkan kita dalam proses menjual buku.

CATATAN PENUTUP

Sebagai catatan penutup. Sekarang ini sebagai seorang penulis, kita kalau bisa memiliki beberapa keterampilan yang akan membantu proses penjualan buku.

Pertama, keterampilan berbicara yang baik di depan umum (public speaking). Agar pada saat kita ada acara ataupun rekaman di Medsos dan YouTube, menjadi menarik bagi calon pembaca.

Kedua, kemampuan copywriting (membuat kata menarik untuk promosi dan penjualan). Ini salah satu keterampilan paling penting untuk menjual pada Abad 21.

Ketiga, pemanfaatan teknologi informasi. Bagaimana memanfaatkan media sosial seperti YouTube, WA, IG, Facebook, Zoom, Webex, Google Meet, dan sebagainya. Karena eranya sekarang seperti itu. Kalau kita bisa memanfaatkan dengan baik, hidup akan lebih mudah.

Closing statement beliau

Bapak Ibu yang hebat. Mulai malam ini, rasanya sudah saatnya berhenti kita menganggap diri kita tidak mampu, tidak bisa. Kita bisa kalau kita yakin bahwa kita bisa. Kita mampu kalau kita yakin bahwa kita mampu. Berani saja mulai menulis. Keberanian memang tidak menjamin kesuksesan, tetapi percayalah hanya orang-orang berani yang akan sukses. Menulis itu tentang keterampilan. Semakin rajin dilatih, semakin hebat tulisan kita. Berhenti ikut banyak seminar dan pelatihan kalau tidak pernah latihan. Buat apa?

Buat target, bikin rencana, jalankan, dan evaluasi. Buat rencana baru lagi, targetkan, evaluasi lagi. Begitu seterusnya. Gagal? Coba lagi. Gagal lagi? Coba lagi, lagi dan lagi. Sampai kapan? Sampai berhasil.

Diterbitkan oleh zikriadesianggraini

Saya seorang pendidik di SD

6 tanggapan untuk “Teknik Promosi Buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: